Hampir 2 jam lewat 15 menit aku menyimak mata kuliah siang ini. tidak habis pikir, bisa-bisanya dosen hari ini lupa dengan waktu yang dijadwalkan, dengan seenaknya dia korupsi waktu hampir 1 jam yang seharusnya hanya 1 jam. Waktu yang seharusnya sudah aku gunakan untuk membeli es krim sejak jam 2 siang tadi. aku sudah sangat tidak sabar ingin membelinya.
“Oke, kita akhiri pertemuan ini jangan lupa tugasnya dikumpulkan minggu depan via email!“ Kata-kata penutup dari dosen korupsi.
“Baik Pak.“ Ucap kami serempak.
Aku merapikan isi Tasku dan bergegas menuju parkiran untuk mengambil sepeda.
Sepeda, memang menjadi andalan ku untuk pergi ke kampus karena jarak antara kampus dan kosanku tidak terlalu jauh.
Sejak lulus SMA aku memang memutuskan untuk kuliah jauh dari Tanah Kelahiranku. Entah kenapa itu sudah menjadi Pilihanku. Hari ini aku tidak sempat untuk membeli es krim, karena sore ini aku sudah sangat lelah dengan kegiatan kampus.
Membeli es krim sepulang kuliah dan menikmatinya di taman kampus memang sudah menjadi kebiasaanku untuk menaikkan mood.
“Udah pulang neng? tumben lesu amat.“ Tanya Ibu Dahlia pemilik kos yang aku tempati.
“Eh iya Bu, Tadi kegiatannya padat banget di kampus.“ Ucapku melemparkan senyum yang sedikit dipaksa.
“Ya udah mandi dan Istirahat sana, habis magrib ke rumah Ibu ya, alhamdulillah ada makanan lebih di rumah.“ Katanya.
Ibu Dahlia memang baik sekali, aku menganggapnya seperti ibu kandung sendiri. beliau memang ramah dan baik kepada penghuni kos yang aku tempati, terutama kepada kami para anak perantauan.
“Iya Bu, makasih banyak. insya Allah nanti Rania ke rumah.“ Kataku.
“Kalau begitu Rania masuk dulu ya Bu.“ Lanjutku berpamitan padanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar