Jumat, 06 Januari 2023

KHAWATIR

6/365

Hal yang bikin orang risih sekaligus rindu, iya kan? 

Risih buat si gengsi
Rindu buat si manja

Bukan hal yang tabu sebenarnya, apalagi sosok laki-laki dan perempuan yang setiap hari me-Whatsapp anak perempuan pertama yang di mata keduanya masih belum bisa berjalan sendirian. 

Padahal kalian tidak tahu seberapa kuatnya kaki ini berjalan sejauh yang  belum diceritakannya. Ah, seru sekali loh bu! 

Maaf, maaf dan maaf. Rasanya cerita yang setiap hari aku tulis belum sempat aku bagikan sampai dikedua telinga kalian (orang rumah). Inginku hanya berita bahagia yang harusnya selalu kalian dapatkan dariku. 

Tunggu ! 
aku sedang bersaing dengan waktu untuk menahan usia kalian yang terus berjalan. Sekuat itu aku mencoba mengejar waktu untuk terus bisa menyamai langkahnya. 

Ah Bu! Seberat ini yaa
Ah Yah! Sekeras ini yaa

"Sehat adalah kunci utama." Ucapan mereka waktu itu. 

#30hbc2306
#30haribercerita
#coretantya

Kamis, 05 Januari 2023

BAHAGIA VS NYAMAN


5/365

Seringkali kita menganggap sebuah hasil dari pencapaian seseorang hanya dengan tepuk tangan. Padahal bukan itu yang mereka harapkan. 

Seringkali kita menilai kebahagiaan seseorang hanya dari ukiran senyum yang tercipta di kedua bibirnya. Atau Rentetan gigi yang berbaris rapi seraya terdengar gelak tawa. Dan ya, kita menganggap dia sedang BAHAGIA. 

Seringkali kita merasa bahwa, seseorang yang dengan mudahnya menceritakan apapun kepada kita tanpa beban. Menceritakan tentang dirinya kisahnya tanpa ragu. Lalu dengan mudahnya kita menganggap bahwa dia NYAMAN. 

Dangkal sekali yaa? 

Jadi menurutmu. Apakah keduanya sama? Atau berbeda? 

#30hbc2305
#30haribercerita
#coretantya

Rabu, 04 Januari 2023

TEMAN HIDUP


4/365

Tidak terburu, hanya ingin melepas ragu
Tidak cepat, hanya ingin orang yang tepat
Tidak iri, hanya ingin orang yang percaya diri

Syutt, sudah! tidak akan habis membandingkan dengan apa yang kita mau. 

Begitulah ilustrasi manusia yang berharap lebih pada ekspektasi yang ternyata hanya halusinasi. Haha

Semua yang sudah digariskan oleh-Nya. Tentu, memiliki hikmah dan arti tersendiri yang sudah disiapkan-Nya. 

Lalu, untuk apa kita takut? Untuk apa kita khawatir? Meski hakikatnya manusia memiliki sifat tak tenang dengan apa yang belum datang. 

Untuk teman yang akan kutemui di masa depan. Aku hanya butuh 3 kunci darimu. 

Kunci hati
Kunci rumah
Kunci Syurga

Sekian,,, 

#30hbc2304
#30haribercerita
#coretantya

Selasa, 03 Januari 2023

TANGGUNG JAWAB

03/365

Pernah gak sih ngerasa pengen lari dari tanggung jawab? Mungkin untuk manusia yang gampang patah semangat kaya aku pasti pernah terbesit keinginan seperti itu. Iya kan? 

Terkadang kita lupa tentang janji atau komitmen yang pernah kita putuskan kala itu. Sebab kita membuatnya tanpa ada saksi dan jejak yang mampu diulas. 

Tapi tidak hanya itu saja, terkadang faktor lingkungan yang sering membuat kita untuk pergi dari apa yang sudah diamanahkan kepada kita. 
Namun, seketika itu pula kita seolah-olah menjadi orang paling lupa dengan janji dan komitmen yang kita buat sendiri. 

Tanggung jawab yang seakan sulit untuk dilakukan nyatanya hanya perlu perhatian dan perlakuan. Kita para empunya yang seolah tidak peduli dan berusaha melupakanya ketika satu persatu kegiatan baru mulai muncul dan menghantui jiwa untuk segera cepat-cepat pergi tanpa permisi. 

Angin kencang yang kian hari menghembuskan ajakan untuk tidak mencoba mempertahankan tanggung jawab yang sedang dijalankan. Dia selalu menginstruksikan untuk melupakan semua yang sudah kau lakukan. Ah, mudah sekali ia memintaku untuk melupakan. 

Tanggung jawab yang besar selalu membuatku gusar dan fikiranku terus mengakar, hingga aku kembali sadar.

Bahwa, lakukan yang BENAR
Sampai kebaikan yang kau tanam mulai ter CEMAR

#30hbc2303
#30hbc23
#coretantya

Senin, 02 Januari 2023

BELAJAR DAN MENGAJAR


02/365

Sulit, itu yang pertama kali aku rasakan ketika aku memutuskan untuk mendalami dunia pendidikan. 

Semenjak lulus dari bangku sekolah menengah atas, aku memang ingin sekali mendalami Ilmu Komunikasi. Tapi, saat itu Bapak mengarahkanku untuk menjadi tenaga pendidik. Katanya itu cita-citanya dan Bapak berharap aku bisa mewujudkannya cita-citanya. 

Setelah aku fikir-fikir, akhirnya aku mengiyakan permintaannya. Bismillah. Kataku. 

5 tahun berjalan dengan penuh drama serta lika-liku yang bermacam-macam. Sempat aku menyerah. Tapi beliau menguatkanku untuk tidak berhenti. 

Hingga tepat ketika tahun ketiga aku mengajar. Sesuatu yang menurutku luar biasa itu terlihat. Ternyata, Bapak benar. Aku bisa mendapatkan dua Ilmu sekaligus dalam satu tempat. 

Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pendidikan. Ah, sungguh indah skenario-Mu❤

#30hbc2302
#30haribercerita
#coretantya

Minggu, 01 Januari 2023

BULAN KELAHIRAN


01/365 

Sejak tadi pagi hujan turun begitu deras, aku kembali menarik selimut dan memeluk bantal berbentuk tabung. Haha sebut saja dia guling.

Benar ya, setiap harapan dan do'a itu bukan diucapkan setiap tahun atau bulan saja. Melainkan setiap hari ketika kita pergi tidur untuk menyambut hari baru. 

Yaudahlah, mungkin mereka punya cara masing-masing dalam berharap. Pikirku yang masih memeluk erat bantal berbentuk tabung. 

Jadi, do'aku hari ini adalah :
"Semoga hari-hari yang aku lalui kedepannya selalu memberikan aku pelajaran dan pengalaman yang bisa membuatku menjadi sebaik-baiknya manusia. Aamiin."

Oh ya lupa, 
Sakinah Mawaddah Warrohmah yaa buat dua insan yang terekam dalam memori foto ini @bukan.siapa.siapa04 dan @ozicikoh

#30hbc2301
#30haribercerita
#coretantya

Jumat, 16 Desember 2022

UANG DUA RIBU


Jum'at sore tadi ditemani gerimis yang turun dari langit bertepatan dengan hilir mudiknya para pengendara yang hampir sebagian adalah pekerja paruh waktu. 

Sudah lama sekali aku tidak duduk dibalik kursi kemudi bersama seorang lelaki paruh baya yang kusebut dia Bapak. Sepertinya semenjak aku sudah memiliki kuda besi yang ku beli secara urunan bersama Bapak 1 tahun lalu ketika aku sedang sibuk-sibuknya PPL dan KKN waktu itu. 

Biasanya, aku selalu ikut menumpang dengannya. Pagi ketika ia berangkat kerja ataupun sore hari ketika ia pulang kerja. 

Jum'at sore itu berbeda. Tapi yang sama adalah celotehannya dibalik kaca helmnya. Jalanan yang ramai bersama motor merah hitam kesayangannya. Dia terus berceloteh. Dan itu yang selalu aku rindukan. 

"Teteh belum tahu pabrik Bapak yang baru ya?" Tanyanya yang beradu dengan suara deru kendaraan dan rintik hujan. Membuatku agak sedikit mendekatkan telinga. 

"Iyah Pak, yang dimana emang?" Tanyaku balik. Tepat tahun 2018, Tempat Bapak bekerja gulung tikar karna sudah tidak berproduksi. Tapi, alhamdulillah hanya berselang 1 bulan. Ia sudah kembali bekerja. 

Dengan panjang lebar dia menjelaskan tempat lokasinya bekerja. Aku hanya menjawab "Oh iya iya tau." 

Yang membedakan dari perjalanan-perjalanan biasanya adalah. Ketika kami melewati jalan yang sering kami lewati ada hal baru yang selama ini belum aku ketahui. 

"Teh, ada uang dia ribu gak?" Tanyanya. 

"Buat apa pak?" Kataku bingung. 

"Tuh kasih ke tukang parkir biar bisa nyebrang." Jawabnya sedikit teriak. Karna suara deru kendaraan semakin riuh. 

Tanpa berpikir lagi. Aku segera merogoh kantong tas mungilku dan memberikannya kepada tukang parkir. 

"Kasian teh, dia kadang suka dikasih gope sama yang naik mobil. Gapapa sekali-kali, lagian Bapak juga sering nyebrang." Katanya panjang lebar. 

Aku sedikit tersentak dari balik masker yang menutupi wajahku. 

"Huft, rasanya selama ini pemikiranku begitu dangkal ternyata."
Baca juga coretanku yang lainnya. 
Klik link di bio yaa

#bersamabapak#jumatberkah#sore#coretantya#tulisa#sajak#literasi#hujan#motivasi#ayah#tulisanku#pelipurlara#pelipurid

ALLAH SUDAH SIAPKAN YANG TERBAIK

    Mengikhlaskan kehilangan memang sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan, Apalagi kehilangan orang-orang yang disayang. Meskipun kita t...