Jumat, 17 November 2023

MANUSIA YANG.....


Manusia boleh banyak meminta

Tapi ingat fungsi utama

Langit kan do'a

Kokohkan usaha


Manusia boleh banyak meminta

Tapi tentunya hanya takdir yang dapat menerka

Setiap ketentuan yang ada

Jangan resah apalagi kecewa


Manusia boleh banyak meminta

Mengeluh bahkan putus asa

Etss, tapi jangan lama-lama

Kasihan setan. Sudah tak sabar ingin menggoda


Selasa, 07 November 2023

Riuh, Gaduh dan Gemuruh


Aku mencoba mengusir riuh itu, tapi dia terus saja menerobos pikiranku. 

Aku tidak menikmati kedatangan si gaduh yang datang secara tiba-tiba dalam lamunanku memikirkan masa depan. 

Aku pun tidak ingin menjamunya dengan hidangan yang lezat apalagi keramahan. 

Aku, menutup telinga ini, agar gemuruh yang datang bertandang, tak tahan dengan isi kepalaku yang dipenuhi dengan overthinking dilema. 

Sudah kuperintahkan dia untuk meninggalkan isi kepalaku dengan kekhawatiran yang terlalu berlebihan. Karena aku tak ingin ia menetap terlalu lama dalam ruang yang sempit untuk berbagi rasa.


Riuh itu semakin ramai. Tapi, aku tidak khawatir lagi. Karena ada kamu yang siap mendengarkan. 


Oh ya, Tidak usah sepanjang malam ya, itu terlalu lama, cukup kita tuliskan dalam puisi yang penuh makna. Setelah itu, kita baca dan simpan rapat-rapat agar tak lagi teringat. 


Tenang! aku tidak berusaha melupakan riuh, aku hanya ingin riuh menjadi saksi. Bahwa kita akan terus bercengkrama dan berdialog tentang riuh yang bersemayam kala malam tiba. Tanpa pernah merasa bosan untuk menceritakannya.

Sebelum Adanya Pertemuan Itu

Sebelum adanya pertemuan itu, aku sudah banyak menuliskan semua mimpi dan cerita yang perlu aku wujudkan bersama seseorang dari masa depan. 


Benar saja, tulisan itu tidak sia-sia kutulis setiap malam sebelum terlelap. Ternyata tulisan itu sudah bertemu dengan si empunya. Seseorang dari masa depan yang sudah bertemu titik tujuannya. 


Aku sempat berfikir, bahwa sepertinya aku tidak akan bertemu dengan seseorang yang ada di masa depan dalam waktu dekat. Aku seolah menyalahkan takdir dan sangat tidak sabar menunggunya. 


Ternyata, seseorang dari masa depan itu berjalan sangat lambat, pelan-pelan dan menyiapkan semua banyak pertimbangan. Bodohnya aku, menyalahkan rencana Tuhan. 


Dia datang, dengan penuh persiapan. Aku bertemu dengan penuh kebimbangan. Dia tepis dengan sebuah pembuktian. 


Jalannya kini mulai sama, aku tidak perlu lagi harus belok ke arah mana. Apalagi takut tersesat. Karena dia sudah membawa peta yang disiapkan untuk menjelajahi masa depan sembari tetap berpegangan tangan dan saling menguatkan. 

Sabtu, 04 November 2023

Bapak, Maafkan aku ya


Sepertinya kamu terlalu berlebihan dalam mendeskripsikanku di depan Ibumu. Aku hanya anak perempuan pertama yang tidak ingin dikecewakan. Karena aku tidak pernah mendapatkan itu dari laki-lakiku. Yah, dia Bapakku. Laki-laki paruh baya yang tidak pernah melukai fisik bahkan hatiku. 


Bapak, maafkan aku ya, jika nanti waktuku semakin berkurang untuk menjengukmu. Aku harap dia bisa memberikan kita ruang untuk terus bercengkrama mendiskusikan masa depan setiap kita bertemu. Aku harap dia bisa memberikan kita ruang untuk menikmati riuhan jalanan di atas motor tua yang sering engkau gunakan untuk menjemputku dulu. Aku harap dia bisa menciptakan kebahagiaan yang sering kau lakukan padaku dengan sederhana. 


Bapak, Terima kasih sudah memberikan aku kepercayaan dalam mengambil keputusan yang sepertinya akan aku lalui lebih lama dari keputusan-keputusan kecil yang sering kita debatkan dulu. 


Bapak, aku memang belum banyak mengenalinya. Tapi aku sedikit merasakan ada kesamaan yang terdapat dalam dirinya.


Jadikan dia temanmu ya Pak, teman diskusimu yang asik, teman beribadahmu yang taat, dan teman yang akan menjadi pengganti dirimu, meski sepertinya ruang itu tak sama. 


Bapak, jangan khawatir ya ! kamu dan dia memiliki ruang yang sama dengan rasa yang berbeda. 




Dari Gadis kecilmu 

Tya🤍


Jumat, 27 Oktober 2023

TULIS SAJA APA YANG MENJADI MIMPIMU

 





Terkadang kita memang harus menulis semua yang menjadi keinginan dan juga harapan. Meskipun, terkadang sifat pesimis sering bermunculan setiap kali ingin melangkah. 

Awalnya aku tidak yakin dengan semua ambisiku. Terkesan sangat memaksakan. Itu kata orang-orang terdekatku yang seringkali mematahkan optimisku. 

Sampai pada akhirnya, wasilah dan juga relasi yang aku dapatkan dan aku cari, mulai berpihak kepadaku. Tentunya, aku tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. 

Perlahan tapi pasti. Satu persatu wishlistku terwujud bertemu dan bisa menjadi moderator wanita muslimah paling berpengaruh, siapa lagi kalau bukan bunda @asmanadia yang sekaligus menjadi salah satu inspirator wanita muslimah yang selama ini aku idolakan. 

Jazakumullahu Khayran Katsiron bunda atas ilmu serta pengalamannya yang membuatku iri dengan semua produktivitasmu dalam berkarya. 🤍🤍

#penulis#penulismuda#asmanadia#literasi#ponpesbanitamim

Sabtu, 14 Oktober 2023

TERNYATA AKU LUPA

Selama ini aku berkelana sangat jauh, bahkan seringkali aku merasakan bahwa, sepertinya jalan ini sudah pernah ku lalui. Ternyata, bukan jalannya yang sama. Tetapi, kerikil dan bebatuannya yang pernah ku lihat di jalan yang berbeda. 

Aku lupa, bahwa kebahagiaan itu ada di dekatku

Aku lupa, bahwa rindu itu sebenarnya tidak ada

Aku lupa, bahwa rasa sakit itu semestinya tidak ada

Aku lupa, bahwa mencari kebenaran itu tidak perlu mengintimidasi

Aku lupa, bahwa waktu yang merangkak maju membawaku pergi ke lorong waktu yang sangat jauh

Sepertinya, aku terlalu larut dalam rasa legit yang begitu menggiurkan mata, tapi tidak dengan air liurku.

Mamah, Terima Kasih sudah menarik lenganku untuk berjalan di sampingku. Engkau berusaha menyamai langkah kakiku. Tapi tidak memintaku berhenti. 









Sabtu, 07 Oktober 2023

AKU MENERIMAMU DENGAN CARA YANG TIDAK BIASA


Kalau begitu izinkan saya menerima anda dengan cara yang tidak biasa. Layaknya bentala yg menerima semua baik dan buruknya para cendekiawan dan durjana yang berjalan angkuh serta taat di atasnya. 


Biarkan saya menerima anda seperti layaknya para manusia yang berduyun-duyun mencari ketenangan di setiap sudut kota yang ramai. 


Biarkan saya menerima anda seperti layaknya perlombaan kura-kura dan kelinci yang tidak terduga siapa pemenangnya.


Biarkan saya menerima anda seperti merasakan hembusan angin yang tak terlihat. Namun jelas terasa. 


Biarkan saya menerima anda seperti menghargai seseorang yang sedang menyantap durian meski saya sendiri tidak menyukai aroma dan daging buahnya. 

ALLAH SUDAH SIAPKAN YANG TERBAIK

    Mengikhlaskan kehilangan memang sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan, Apalagi kehilangan orang-orang yang disayang. Meskipun kita t...